
Pati (Humas) – Kabar gembira datang bagi para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Pati! Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pati melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) telah sukses mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk bulan Januari–Februari 2025 sebelum Idulfitri.
Sebanyak 332 guru telah menerima TPG dengan rincian: 159 Guru PAI PNS di bawah Dinas Pendidikan, 50 Guru PAI PNS Kemenag, dan 123 Guru PAI PPPK Dinas Pendidikan.
Kepala Kantor Kemenag Pati, Ahmad Syaiku, menegaskan bahwa pencairan ini merupakan bentuk perhatian negara terhadap kesejahteraan guru PAI. “Tunjangan profesi ini adalah bukti nyata penghargaan atas dedikasi para guru dalam membentuk karakter anak bangsa. Kami berusaha semaksimal mungkin agar hak mereka terpenuhi tepat waktu,” ungkapnya dalam amanatnya saat menjadi pembina Apel Pagi Bersama, Kamis (27/3).
Ia juga menekankan bahwa pencairan dilakukan setelah melalui proses verifikasi ketat. “Saya minta sejak awal agar data penerima sudah valid agar pencairan bisa dilakukan sebelum Lebaran. Alhamdulillah, semua sudah terealisasi,” tambahnya.
Kepastian Hak dan Apresiasi Guru
Plt. Kasi PAIS Pati, Sukawi, menjelaskan bahwa tunjangan ini diberikan kepada guru dan pengawas PAI yang memenuhi syarat, termasuk terdaftar dalam SIAGA PAI, memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), dan memenuhi beban kerja sesuai aturan yang berlaku.
Adapun total dana yang telah dicairkan untuk Guru PAI PNS dan PPPK sebesar Rp2.490.788.200, sementara untuk 70 Guru PAI Non PNS yang pencairannya melalui Kanwil Kemenag Jateng sebesar Rp286.221.200.
Para guru pun menyampaikan rasa syukur atas pencairan ini. Choirun Nazuli, Guru PAI SMPN 1 Kayen, mengungkapkan, “Alhamdulillah, terima kasih Kemenag Pati atas layanan yang baik, semoga berkah.” Hal serupa juga disampaikan Nurokim, Guru PAI Non PNS SMK BTB Juwana, yang memastikan TPG-nya sudah masuk ke rekening.
Sementara itu, Teguh Winarno, Guru PAI SDN Pucakwangi 02, yang baru pertama kali menerima TPG, mengapresiasi layanan Kemenag Pati. “Pelayanan luar biasa, semoga tetap dipertahankan,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.
Dengan pencairan ini, diharapkan para guru semakin bersemangat dalam mendidik generasi bangsa dan menjadikan momentum Idulfitri lebih bermakna bagi mereka. (at)