Pati – Dalam pelaksaan Work From Home (WFH) ditengah pandemi Covid-19 bagi ASN Kemenag yang telah di perpanjang hingga tanggal 13 Mei 2020 mendatang, Terkait hal tersebut, Kepala kantor Kemenag Kab. Pati mengundang pejabat struktural di lingkungannya untuk melakukan koordinasi terkait evaluasi kinerja ASN Kemenag Pati dan anggaran jajarannya, bertempat di aula lantai 2 Kemenag Pati, Senin pagi (11/5/2020) Ini merupakan rapat tatap muka perdana jajaran pejabat Kemenag Pati setelah kebijakan WFH berlangsung. Mengingat pentingnya rapat ini maka harus dilaksanakan langsung dengan tatap muka , namun dalam pelaksaannya tetap mematuhi protokol penanganan penyeberan Covid-19, diantaranya dengan jarak duduk peserta rapat kira-kira satu meter dan peserta rapat menggunakan masker. Rapat dibuka oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan pengarahan oleh Kepala kantor dan diikuti dengan paparan mengenai penyesuaian dan penghematan anggaran di masing-masing unit mulai dari Sekjen, seksi-seksi, satker dan juga unit pengumpul zakat (UPZ) Kemenag Pati. KaKankemenag Pati Imron Rosyidi memberikan arahan. Setidaknya ada lima hal yang ditekankan KaKankemenag. Pertama Imron mengingatkan terkaitan penghematan anggaran untuk penanganan Covid-19 secara Nasional sehingga anggaran yang ada semakin berkurang, tentu disikapi dengan baik dan kembali menyesuaikan program dengan ketersedian anggaran. Serta memperhatikan juga anggaran yang tersedia untuk Pananganan Covid-19 tingkat Kabupaten. Kedua terkait telah keluarkan Surat Direktur Jenderal Direktoran Jenderal Perbendaharaan perihal pemutakhiran akun, maka Kakankemenag meminta para Kasi, Gara dan Kasubbag segera menyusun program-program yang ada di DIPA agar disesuaikan dengan mata anggaran yang tersedia sesuai yang tercantum dalam lampiran surat tersebut. Imron menargetkan program-program yang telah disesuaikan dengan mata anggaran baru itu telah selesai dalam minggu ini dan minggu depan sudah menyelesaikan tentang pencairan THR . Ketiga, pria kelahiran kota mustika blora ini kembali mengingatkan para Kasi, Gara dan Kasubbag TU agar selalu melakukan pemantauan, pengawasan dan pengendalian bagi ASN serta tenaga pelaksana yang berada dibawah garis komando langsungnya selama WFH berlangsung. “ Kasubbag, kasi dan gara agar membagi pekerjaan kepada tenaga pelaksana atau staf sehingga selama WFH para tenaga pelaksana memiliki pekerjaan yang jelas dan setiap hari melaporkan progress pekerjaannya kepada pimpinan,” tegasnya. Selanjutnya poin keempat yang diingatkan Imron adalah dan setiap kesempatan ia slalu mengingatkan hal ini, yakni serapan anggaran masing-masing satker yang belum maksimal. Sesuai kesepakatan bersama untuk Triwulan dua ini targetkan realisasi anggaran adalah 60 persen. Terakhir KaKankemenag Pati Kembali mengetuk mata hati para peserta rapat, mengingat dampak dari Covid-19 ini begitu masif, banyak keadaan masyarakat yang membuat kita sedih. “Banyak yang terkena dampak mulai dari penghasilan berkurang, ada yang di PHK dan lain sebagainya. Oleh sebab itu sudah sepatutnya kita bergerak membantu sesama yang membutuhkan,” ucapnya lirih. Diakhir arahannya, Imron menyampaikan akan ada seribu paket Kemenag Peduli yang sedang dipersiapkan oleh Gugus tugas Covid-19 Kemenag RI, dan akan dibagikan kepada tenaga pramubakti, keamanan/satpam, tenaga kebersihan, marbot masjid, penjaga malam dan sebagainya, yang rencananya akan dibagikan secara simbolik pada tanggal 18 Mei ini. Sementara dalam paparan KaSubbag TU, para Kasi dan Penyelenggara senada mengungkapkan hal yang sama, rata-rata terjadi penghematan anggaran untuk penanggulangan Covid-19 ada yang puluhan juta bahkan sampai ratusan juta rupiah. Setelah mendengarkan paparan masing-masing seksi, gara dan Kasubbag, tiba giliran dialog yang dalam hal ini dipandu oleh KaSubbag TU Ahmad Syaiku. (at)
Rapat Koordinasi Penyuluh Lintas Agama di Kabupaten Pati Serukan Pemilu Damai 2024
PATI (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati melalui seksi Bimas Islam menggelar rapat koordinasi penyuluh lintas agama untuk mendukung...
Selanjutnya